Nama: Abdul Hakim Alfiansyah
NIM: DTI200916
Berkas Dan Akses
Sistem penyimpanan, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpan
eksternal. Pada berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
File
Kumpulan dari record-record yang saling berhubungan.
Klasifikasi Data
1. Kelompok Data Tetap
Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun
waktu yang lama.
Contoh :
Data pribadi mahasiswa.
2. Kelompok Data Tak Tetap
Kelompok data yang
secara rutin mengalami perubahan.
Contoh :
Data rencana studi mahasiswa.
3. Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu
Kelompok data ini
biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap.
Contoh :
Data transkrip.
KLasifikasi
File
1.
Master File (Berkas Induk)
2.
Transaction File (Berkas Transaksi)
3.
Report File (Berkas Laporan)
4.
Work File (Berkas Kerja)
5.
Program File (Berkas Program)
6.
Text File (Berkas Teks)
7.
Dump File (Berkas Tampung)
8.
Library File (Berkas Pustaka)
9.
History File (Berkas Sejarah)
1.
MASTER
FILE
Adalah file yang
berisi data yang relatif tetap.
Contoh :
Organisasi
sebuah pabrik : *
* Customer Master File
* Personnel Master File
* Inventory Master FIle
1.
Reference Master File;
File yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
Contoh :
Berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.
2.
Dynamic Master File;
File yang berisi
record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan
suatu peristiwa transaksi.
Contoh :
· Berkas stock barang
· Berkas pemesanan tempat duduk
2.
TRANSACTION
FILE
Adalah
file yang berisi record-recod yang akan memperbaharui / meng-update
record-record yang ada pada master file.
Meng-update dapat berupa :
Penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.
3.
REPORT
FILE
Adalah
file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user.
File tersebut dapat dicetak pada
kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.
4.
WORK FILE
Merupakan file sementara dalam sistem.
Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh
sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses
sortir.
5.
PROGRAM
FILE
Adalah file yang
berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file
lain / pada memori utama.
Instruksi
tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan
lain-lain), bahasa assembler dan bahasa mesin.
6.
TEXT FILE
Adalah file yang
berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text
editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.
7.
DUMP FILE
Adalah file yang
digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan
peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program
yang mengalami kekeliruan.
8.
LIBRARY
FILE
Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program
utilitas atau program lainnya.
9.
HISTORY
FILE
File ini merupakan
tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File
ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang,
sesuai dengan kegiatan yang terjadi.
Contoh
:
Gambar
di bawah ini menunjukkan system flow diagram dari suatu sistem penggajian
sementara untuk menghasilkan paycheck berdasarkan timecard dan payroll
information.
Tabel dibawah ini menunjukkan klasifikasi file dari
sistem flow diagram.
FILE
|
FUNGSI
|
|
Time cards
Sort Program
Sort Work File
Sorted – Time Cards
Payroll Master
Pay Record Update
Program
Reject Time Cards
Pay Check Detail
Reconciliation
Detail
List Utility
Program
Reject Report
Paycheck Writer
Program
Pay Checks
Reconciliation
Report Writer Program
Reconciliation
Report
|
Transaction
Program
Work
Transaction
Master
Program
Work
Work
Work
Program
Report
Program
Report
Program
Report
|
MODEL AKSES FILE
1.
Input
2.
Output
3.
Input / Output
1.
INPUT FILE
Adalah file yang hanya dapat dibaca dengan program.
Contoh :
·
Transaction file merupakan input file untuk
meng-update program
·
Program file dari source code merupakan input
file untuk program compiler
2.
OUTPUT
FILE
Adalah file yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang
dibuat dengan program.
Contoh :
·
Report file merupakan output dari program
yang meng-update master file.
·
Program file yang berupa object code
merupakan output file dari program compiler.
3.
INPUT /
OUTPUT FILE
Adalah file yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi
program.
Contoh :
·
Master File (Berkas Induk)
·
Work File dengan sort
program (Berkas Kerja)
Tabel di bawah ini menunjukkan model akses dari sistem flow diagram.
Program File
|
Input File
|
Output File
|
I / O File
|
|
1. Sort
|
timecard
|
sorted
timecards
|
sort
workfile
|
|
2. Pay
record update
|
sorted
timecards
|
reject timecards
paycheck deetail reconciliation detail
|
payroll
master
|
|
3.
Paycheck writer
|
paycheck
detail
|
paychecks
|
|
|
4.
Reconciliation report
writer
|
reconciliation
detail
|
reconciliation
report
|
|
|
5. List
utility
|
reject
timecards
|
reject
report
|
|
Note :
Sebuah file mempunyai lebih dari satu fungsi jika digunakan oleh lebih
dari satu program.
ORGANISASI FILE
Adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan
record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.
Sequential
2.
Relative
3.
Indexed Sequential
4.
Multi – Key
Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara
pengaksesannya, yaitu :
1.
Direct Access
2.
Sequential Access
1.
Direct
Access
Adalah suatu cara
pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh :
Magnetic Disk.
2.
Sequential
Access
Adalah suatu cara
pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
Contoh : Magnetic Tape.
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file :
·
Karakteristik dari
media penyimpanan yang digunakan
·
Volume dan frekuensi dari transaksi yang
diproses
·
Respontime yang diperlukan
Cara memilih organisasi file todak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu :
1.
Model Penggunaannya
2.
Model Operasi File
Ø Menurut penggunaannya ada 2 cara :
1.
Batch
Suatu
proses yang dilakukan secara group atau kelompok.
2.
Interactive
Suatu
proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
Ø Menurut operasi file
ada 4 cara :
1.
Creation
Ø Membuat
struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian
record-record dimuat ke dalam file tersebut.
Ø Membuat
file dengan cara merekam record demi record.
2.
Update
Untuk
menjaga agar file tetap up to date.
Insert /
Add, Modification, Deletion.
3.
Retrieval
Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.
Inquiry
Volume
data rendah, model proses interactive.
Report Generation
Volume
data tinggi, model proses batch.
File
Retrieval terbagi 2, yaitu :
1.
Comprehensive
Retrieval
Mendapatkan informasi dari
semua record dalam sebuah file.
Contoh : * Display
all
* List nama, alamat
2.
Selective
Retrieval
Mendapatkan informasi dari
record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.
Contoh : * List for
gaji = 100000
* List nama, npm, for
angkatan = 93
4.
Maintenance
Perubahan
yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam
mengakses file tersebut.
q Restructuring
Perubahan struktur file.
Misalnya :
Panjang field diubah, penambahan field
baru, panjang record dirubah.
q Reorganization
Perubahan organisasi
file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain.
Misalnya :
* Dari organisasi file sequential menjadi
indeks sequential.
* Dari direct menjadi sequential.
Secara umum dapat disimpulkan :
ü Untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from
dan maintenanced.
ü Untuk work file kita dapat melakukan created,
update dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintenanced.
ü Untuk
report file umumnya tidak di-update, retrieve from atau maintenanced.
ü Untuk
transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali
proses.
Sistem
File :
Sebuah sistem file sangat membantu para programmer untuk memungkinkan
mereka mengakses file, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu
penyimpanan. Sistem file ini juga yang mengatur direktori, device access dan
buffer.
Tugas dari sistem file :
v Memelihara direktori dari identifikasi file dan lokasi informasi.
v Menetukan
jalan (pathway) bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpan
sekunder.
v Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpan sekunder dan
sebaliknya.
v Menyiapkan
file penggunaan input atau output.
v Mengatur
file, bila penggunaan input atau output telah selesai.
